aku..
seorang yang sering berjalan di tengah malam..
memandang redup nan indah kehidupan..
bermunajat atas cinta dan ketakutan..
akankah jalan ini terang walau hanya dengan lampu sang kunang-kunang..
atau jalan ini akan semakin redup oleh pekat hitamnya larut tertelan rembulan kelam..
aku masih bisa merasakan keindahan..
aku masih bisa menemui keraguan..
aku juga masih tau tentang sakit..
Jangan sakiti aku..
dsebelum darah ini benar-benar membeku
Senin, 05 Desember 2011
Cinta Dalam Hati
Saat mentari mulai memancarkan sinarnya, ayam-ayam jantan yang berkokok saling bersahutan, dan burung- burung yang berkicau bersama pasangannya kemudian di saat bersamaan terdengar suara yang membangunkanku dari tidur.
Dasar…pemalas ! “ Do, ayo bangun ini sudah pukul 6, nanti kamu telat ke sekolah !” suara ibu sambil mengetuk pintu kamarku.
“Ya, bu. Aldo tau . Lagian sekarang Aldo udah bangun kok !” jawabku sambil merapikan tempat tidur
Ibuku memang sangat perhatian dengan aku. Sejak Ayah meninggal dunia, ibu menjadi tulang punggung keluarga, aku yang merupakan anak satu-satunya, sangat diharapkan oleh ibuku agar nantinya dapat menjadi orang yang berguna.
“ Wah, ada sms masuk nih !” kataku sambil memegang Handphone.
Rupanya pesan singkat tersebut dari Bayu yang ingin menjemputku untuk barengan pergi ke sekolah. Bayu yang nama aslinya Bayu Santoso adalah teman karibku sejak kecil. Setelah lulus SD, dia harus ikut orang tuanya ke Jakarta, maklum Bapaknya adalah seorang polisi yang dipindahtugaskan ke suatu tempat di Ibukota. Dan sekarang Bayu telah kembali ke Banjarmasin dan satu SMA denganku.
“ Oke, Fren ! ku tunggu kedatanganmu. Jangan sampai telat, ya?” begitulah pesan singkat yang ku balas pada sohibku itu.
“ Aku harus buru-buru mandi dan sarapan nih, nanti keburu dijemput Bayu.” kataku sambil mengambil handuk.
“ Assalaamu’alaikum.” terdengar suara Bayu dari depan rumah.
“ Wa’alaikummussalaam.” jawab ibu sambil membuka pintu.
“ Oh, nak Bayu, mari masuk kedalam, Aldonya lagi sarapan.”
Setelah selesai sarapan, aku pun langsung menemui Bayu dan kami pun berpamitan dengan ibu untuk berangkat ke sekolah.
***
Setiba di Sekolah, kami berdua langsung menuju kelas. Kelas kami terletak paling ujung dan di depan kelas terdapat taman-taman yang indah disertai pohon-pohon besar yang membuat teduh ketika kami duduk-duduk di bangku panjang yang telah tersedia.
“ Kelihatannya, teman-teman udah pada datang, Do!”
“ Iya, aneh. Biasanya jam segini, kelas masih sepi, tapi hari ini, teman-teman udah pada ngumpul !” jawabku dengan penuh keheranan.
“ mungkin ada pe-er yang belum mereka kerjakan, kan hari ini terakhir kumpul pe-er cerpennya, tau sendiri kan kalau ibu. Dyah itu galaknya minta ampun, kalau sampai ada yang enggak ngerjakan, bisa-bisa malah dikeluarin dari kelas.” kata Bayu dengan yakin.
“ Ngomong-ngomong, kamu udah gak ngerjakan tugasnya?” tanyaku pada Bayu.
“ Iya, iyalah ! tau sendiri kan kalau nulis cerpen itu hobiku.” jawab Bayu dengan penuh percaya diri.
Bel tanda masuk pun berbunyi, semua siswa harus masuk ke kelasnya masing-masing.
“ Waduh, gimana nih. Pe-er ku belum selesai.” kata seorang temanku bernama Wawan dengan perasaan panik.
“ Aldo ! bisa lihat tugasmu gak?” tanya Wawan kepadaku.
“ Gak bisa, inikan pe-er cerpen, jadinya gak boleh sama, beda kalau pe-er Matematika, baru boleh sama.” jawabku dengan berani.
Tak lama kemudian, ibu Dyah yang terkenal galak itu pun datang dan memasuki kelas.Tapi yang membuatku terkejut bahkan semua teman sekelasku juga. Kami tidak hanya terkejut tetapi juga terpana melihat seorang gadis cantik yang sebaya dengan kami memasuki kelas bersama Bu guru.Wajah gadis itu bagaikan seorang Bidadari yang turun dari langit.
“ Perkenalkan, ini ada murid baru di kelas kalian.” kata Bu guru kepada kami semua.
“ Wah cantiknya, siapa sih namanya, perkenalkan diri ke kita-kita donk !” seru Budi salah satu teman sekelasku yang rada cerewet.
“ Namaku Thania Lestari, panggil saja Nia, aku dari pindahan SMAN 1 Bandung.” katanya dengan suara yang lembut.
“ Nia, silahkan duduk di bangku yang kosong.” kata bu guru sambil menunjuk bangku yang kosong di sampingku.
Astaga, gadis cantik ini duduk di sampingku. Kataku dalam hati.
***
Sepulang sekolah, aku dan Bayu membicarakan murid baru dari pindahan Bandung tersebut.
“ Gimana, Do? Rasanya duduk bersebelahan dengan Nia?” tanya Bayu yang sepertinya mengejekku.
“ Biasa aja, lagi” jawabku seperti memikirkan sesuatu.
“ Oo..ya! kamu tau gak? kalau dia itu selain cantik juga cerdas, aku lihat dia tadi, dapat menyelesaikan soal-soal Fisika yang diberikan oleh pak guru, sampai-sampai pak guru bilang, kalau dia itu mungkin akan menjadi salah satu murid yang berprestasi di kelas ini. Betul-betul gadis yang sempurna.”
“ Kamu naksir ya, sama dia?” Tanya Bayu sepertinya mengejekku lagi.
“ Mana mungkin aku naksir dia, aku kan baru kenal, jadi gak tau gimana pribadinya.”
Padahal dalam lubuk hatiku yang terdalam, aku langsung jatuh hati pada pandangan pertama. Wajahnya selalu terbayang olehku. Rambutnya yang hitam legam panjang sebahu, dan matanya yang hitam bersinar, tingginya yang semampai bak seorang model, dan senyumnya begitu ramah dan sangat menarik…! Tidak bukan cuma itu saja, kecerdasannya yang makin menambah nilai plus bagiku. Belum pernah, aku menemukan gadis yang sempurna seperti ini. Dan aku bertekad akan mengutarakan isi hatiku ini padanya.
***
Pagi harinya, aku pun bangun lebih awal dari biasanya dan lebih bersemangat untuk ke sekolah. Maklum, aku ingin kenal lebih dekat dengannya.
Ketika aku sudah tiba di sekolah, betapa terkejutnya aku, melihat sosoknya duduk sendirian di bangku panjang depan kelas. Akupun tak habis pikir, kenapa dirinya, pagi-pagi begini sudah berada di sekolah padahal aku sudah berusaha datang lebih awal daripada dia. Dan sesuatu yang tak terduga terjadi, dia menatapku dan memberi senyumannya yang begitu manis, hatiku langsung berdetak kencang di buatnya dan mau tak mau, aku harus membalas senyuman itu. Aku pun langsung meletakkan tas yang ada di pundakku dan segera menemuinya. Aku berharap, aku harus membuatnya jatuh hati padaku dan salah satu jalannya aku harus lebih dekat dengannya.
“ Nia, hebat, kamu pagi-pagi gini, udah ada di sekolah.” kataku sambil duduk disebelahnya.
“ Oh, biasa aja lagi, aku udah biasa seperti ini di sekolah lamaku untuk selalu datang lebih awal, lagian kan lebih awal tiba di sekolah, lebih baik daripada datang telat, nanti malah dihukum lagi.”
“ Ngomong-ngomong, teman-teman belum pada datang. Kenapa, ya?” tanyanya keheranan.
“ Wah, ini memang udah kebiasaan teman-teman kalau ke sekolah selalu saja hampir telat malah ada yang sebagian yang dihukum oleh guru, gara-gara datang ke sekolah ketika jam dinding udah menunjukkan pukul setengah delapan lewat.”
“ Hukumannya seperti apa?” tanya Nia sambil memandang wajahku.
“ Hukumannya macam-macam, ada yang disuruh memungut sampah, membersihkan Wc, dan yang paling beratnya, malah ada yang sampai dipulangkan.” jawabku sambil tertawa kecil.
Tak lama kemudian, teman-teman sudah mulai berdatangan dan kami pun segera masuk ke kelas untuk mempersiapkan pelajaran yang akan disampaikan oleh guru.
***
Beberapa minggu kemudian, kami berdua makin dekat dan inilah momen yang tepat untuk mengutarakan isi hatiku ini padanya. Aku berniat, sehabis pulang sekolah nanti akan melaksanakan rencanaku tersebut. Akhirnya, waktu yang ditunggu-tunggu tiba, bel pulang telah berbunyi tapi aku melihat dia tergesa-gesa meninggalkan kelas, akupun mengikuti dia, kemudian aku melihat dia sedang menuju kelas XII IPS 2 yang letaknya persis disebelah kelasku, tapi betapa terkejutnya aku, ketika yang ingin dia jumpai ternyata adalah Edo, salah satu anak terkaya di sekolah ini dan juga sering memberikan bantuan dana kepada sekolah. Akupun terdiam seribu bahasa dan berpikir, memang Nia lebih cocok dengan Edo daripada denganku. Aku hanya bisa memendam perasaanku padanya dalam hati.
“ Hai, Do! Kenapa bengong? Ayo kita pulang!” kata Bayu sambil menepuk pundakku.
“ Eh.. kamu, yu.” kataku kaget.
“ Hari ini, aku bisa ikut bonceng denganmu, gak? tanyaku meminta pada Bayu.
“ Iya, iyalah ! kitakan sahabat
Akupun sadar kalau selama ini, telah memikirkan hal yang sia-sia belaka.
Kasih Sayang Seorang Ibu
Saat kau berumur 15 tahun, dia pulang kerja ingin memelukmu.
Sebagai balasannya, kau kunci pintu kamarmu.
Saat kau berumur 16 tahun, dia ajari kau mengemudi mobilnya.
Sebagai balasannya, kau pakai mobilnya setiap ada kesempatan tanpa peduli kepentingannya.
Saat kau berumur 17 tahun, dia sedang menunggu telepon yang penting.
Sebagai balasannya, kau pakai telepon nonstop semalaman.
Saat kau berumur 18 tahun, dia menangis terharu ketika kau lulus SMA.
Sebagai balasannya, kau berpesta dengan temanmu hingga pagi.
Saat kau berumur 19 tahun, dia membayar biaya kuliahmu dan mengantarmu ke kampus pada hari pertama.
Sebagai balasannya, kau minta diturunkan jauh dari pintu gerbang agar kau tidak malu di depan teman-temanmu.
Saat kau berumur 20 tahun, dia bertanya, “Dari mana saja seharian ini?”
Sebagai balasannya, kau jawab, “Ah Ibu cerewet amat sih, ingin tahu urusan orang!”
Saat kau berumur 21 tahun, dia menyarankan satu pekerjaan yang bagus untuk karirmu di masa depan. Sebagai balasannya, kau katakan, “Aku tidak ingin seperti Ibu.”
Saat kau berumur 22 tahun, dia memelukmu dengan haru saat kau lulus perguruan tinggi.
Sebagai balasannya, kau tanya dia kapan kau bisa ke Bali.
Saat kau berumur 23 tahun, dia membelikanmu 1 set furniture untuk rumah barumu.
Sebagai balasannya, kau ceritakan pada temanmu betapa jeleknya furniture itu.
Saat kau berumur 24 tahun, dia bertemu dengan tunanganmu dan bertanya tentang rencananya di masa depan.
Sebagai balasannya, kau mengeluh, “Bagaimana Ibu ini, kok bertanya seperti itu?”
Saat kau berumur 25 tahun, dia mambantumu membiayai pernikahanmu.
Sebagai balasannya, kau pindah ke kota lain yang jaraknya lebih dari 500 km.
Saat kau berumur 30 tahun, dia memberikan beberapa nasehat bagaimana merawat bayimu. Sebagai balasannya, kau katakan padanya,”Bu, sekarang jamannya sudah berbeda!”
Saat kau berumur 40 tahun, dia menelepon untuk memberitahukan pesta ulang tahun salah seorang kerabat. Sebagai balasannya, kau jawab, “Bu, saya sibuk sekali, nggak ada waktu.”
Saat kau berumur 50 tahun, dia sakit-sakitan sehingga memerlukan perawatanmu.
Sebagai balasannya, kau baca tentang pengaruh negatif orang tua yang menumpang tinggal di rumah anak-anaknya.
Dan hingga suatu hari, dia meninggal dengan tenang. Dan tiba-tiba kau teringat semua yang belum pernah kau lakukan, karena mereka datang menghantam HATI mu bagaikan palu godam.
JIKA BELIAU MASIH ADA, JANGAN LUPA MEMBERIKAN KASIH SAYANGMU LEBIH DARI YANG PERNAH KAU BERIKAN SELAMA INI DAN JIKA BELIAU SUDAH TIADA, INGATLAH KASIH SAYANG DAN CINTANYA YANG TULUS TANPA SYARAT KEPADAMU.
Sebagai balasannya, kau kunci pintu kamarmu.
Saat kau berumur 16 tahun, dia ajari kau mengemudi mobilnya.
Sebagai balasannya, kau pakai mobilnya setiap ada kesempatan tanpa peduli kepentingannya.
Saat kau berumur 17 tahun, dia sedang menunggu telepon yang penting.
Sebagai balasannya, kau pakai telepon nonstop semalaman.
Saat kau berumur 18 tahun, dia menangis terharu ketika kau lulus SMA.
Sebagai balasannya, kau berpesta dengan temanmu hingga pagi.
Saat kau berumur 19 tahun, dia membayar biaya kuliahmu dan mengantarmu ke kampus pada hari pertama.
Sebagai balasannya, kau minta diturunkan jauh dari pintu gerbang agar kau tidak malu di depan teman-temanmu.
Saat kau berumur 20 tahun, dia bertanya, “Dari mana saja seharian ini?”
Sebagai balasannya, kau jawab, “Ah Ibu cerewet amat sih, ingin tahu urusan orang!”
Saat kau berumur 21 tahun, dia menyarankan satu pekerjaan yang bagus untuk karirmu di masa depan. Sebagai balasannya, kau katakan, “Aku tidak ingin seperti Ibu.”
Saat kau berumur 22 tahun, dia memelukmu dengan haru saat kau lulus perguruan tinggi.
Sebagai balasannya, kau tanya dia kapan kau bisa ke Bali.
Saat kau berumur 23 tahun, dia membelikanmu 1 set furniture untuk rumah barumu.
Sebagai balasannya, kau ceritakan pada temanmu betapa jeleknya furniture itu.
Saat kau berumur 24 tahun, dia bertemu dengan tunanganmu dan bertanya tentang rencananya di masa depan.
Sebagai balasannya, kau mengeluh, “Bagaimana Ibu ini, kok bertanya seperti itu?”
Saat kau berumur 25 tahun, dia mambantumu membiayai pernikahanmu.
Sebagai balasannya, kau pindah ke kota lain yang jaraknya lebih dari 500 km.
Saat kau berumur 30 tahun, dia memberikan beberapa nasehat bagaimana merawat bayimu. Sebagai balasannya, kau katakan padanya,”Bu, sekarang jamannya sudah berbeda!”
Saat kau berumur 40 tahun, dia menelepon untuk memberitahukan pesta ulang tahun salah seorang kerabat. Sebagai balasannya, kau jawab, “Bu, saya sibuk sekali, nggak ada waktu.”
Saat kau berumur 50 tahun, dia sakit-sakitan sehingga memerlukan perawatanmu.
Sebagai balasannya, kau baca tentang pengaruh negatif orang tua yang menumpang tinggal di rumah anak-anaknya.
Dan hingga suatu hari, dia meninggal dengan tenang. Dan tiba-tiba kau teringat semua yang belum pernah kau lakukan, karena mereka datang menghantam HATI mu bagaikan palu godam.
JIKA BELIAU MASIH ADA, JANGAN LUPA MEMBERIKAN KASIH SAYANGMU LEBIH DARI YANG PERNAH KAU BERIKAN SELAMA INI DAN JIKA BELIAU SUDAH TIADA, INGATLAH KASIH SAYANG DAN CINTANYA YANG TULUS TANPA SYARAT KEPADAMU.
Cobalah Untuk Merenung
Sediakan beberapa menit dalam sehari untuk melakukan perenungan. Lakukan di pagi hari yang tenang, segera setelah bangun tidur. Atau di malam hari sesaat sebelum beranjak tidur. Merenunglah dalam keheningan. Jangan gunakan pikiran untuk mencari berbagai jawaban. Dalam perenungan anda tidak mencari jawaban. Cukup berteman dengan ketenangan maka anda akan mendapatkan kejernihan pikiran. Jawaban berasal dari pikiran anda yang bening. Selama berhari-hari anda disibukkan oleh berbagai hal. Sadarilah bahwa pikiran anda memerlukan istirahat. Tidak cukup hanya dengan tidur. Anda perlu tidur dalam keadaan terbangun. Merenunglah dan dapatkan ketentraman batin. Pikiran yang digunakan itu bagaikan air sabun yang diaduk dalam sebuah gelas kaca. Semakin banyak sabun yang tercampur semakin keruh air. Semakin cepat anda mengaduk semakin kencang pusaran. Merenung adalah menghentikan adukan. Dan membiarkan air berputar perlahan. Perhatikan partikel sabun turun satu persatu, menyentuh dasar gelas. Benar-benar perlahan. Tanpa suara. Bahkan anda mampu mendengar luruhnya partikel sabun. Kini anda mendapatkan air jernih tersisa di permukaan. Bukankah air yang jernih mampu meneruskan cahaya. Demikian halnya dengan pikiran anda yang bening.
Kamis, 24 November 2011
Jembatan Kehidupan
~ Hopeful Life Motivation Note
=========================
Berjalan ditepian panjang
Memandang selayang pandang
Menatap dari kejauhan
Tak pelak ujung terlihat
Dari sini kumelangkah
Menuju kearah cita
Kesuksesan sinar harapan
berkilauan diujung sana
Kutak tau kapan berakhir
Jembatan panjang tak bertepi
Kutak coba berpikir
Kapan lahir pula mati
yang berlaku yang tertera
Yang terlihat tak terduga
Apa terjadi siapa mengerti
Coba jalani berikan arti
Diatas laut dibawah langit
Hidup ini sangatlah sempit
Kala terjatuh cobalah bangkit
Meski mengerti rasanya sakit
Lalui lautan cobaan
Prasangka tak menyana
Ada hidup setelah kematian
Amal kebajikan modal kehidupan
Coba mengerti bangun sadari
Diujung sana akhir kehidupan
adakah tahu banyak amalan
Cukup fahami tau koreksi
~~~~~
Dalam menjalani kehidupan ini kita senantiasa melangkah. Menuju keujung jauh dari perjalanan panjang kehidupan. Jalan diatas sebuah jembatan. Yang kita sendiri tidak mengetahui dimana berakhirnya.
Dari tempat kita berdiri sekarang haruslah mulai kita susun rencana kedepan. Dimana cita - cita harapan dan impian termasuk didalamnya. Kita bisa dapatkan ketiganya bila percaya dan diujung perjalanan kita itulah ketiganya terdapat.
Mungkin sampai kapan itu kita tidak pernah tau. Kapan perjalanan ini berakhir itu bukan lah masalah. Sebab semua akan nampak apabila kita sudah dekat. Kapan kita menyaksikan dan mengalami kelahiran serta kematian sudah Tuhan atur. Tidak perlu kita risaukan itu.
Apa yang terjadi akan terjadi. Semua serba tidak terduga dan tidak bisa disangka. Tidak ada yang mengerti. Yang bisa kita lakukan adalah menjalaninya. Hal itu jauh lebih berarti.
Jembatan kehidupan yang kita lalui berada diatas lautan cobaan dan dibawah langit rintangan. Adakalanya kita terjauh ketika berjalan. Namun cobalah untuk bangkit sesegera yang kita bisa. Sebab rasa sakit karena jatuh memberikan pengalaman dan pelajaran yang yang sangat bermanfaat. Untuk langkah kita berikutnya. Supaya tidak terjatuh lagi.
Lautan cobaan yang kita lewati tak pelak akan memberikan banyak pengalaman dan pengertian. Bahwa segala sesuatu akan ada ujungnya dalam ehidupan ini. Begitu pula dengan kehidupan, akan ada kematian setelahnya. Dan amalan kebaikan adalah modal terbaik ketika tiba disana.
Dari sana kita bisa terjaga dan tersadar akan diri kita. Adkah amalan kebaikan yang kita miliki saat ini sudah cukup. Hal terbaik yang bisa kita lakukan ialah mengoreksi diri kita sendiri. Dengan begitu hidup kita akan terasa lebih baik.
------------------------------------------------------------
Sahabatku,
Itulah sedikit tulisan saya mengenai Jembatan Kehidupan. Disana diibaratkan bahwa perjalan dalam hidup kita berada diatas suatu jembatan. Yang mana jembatan itu tidak kita ketahui ujungnya. Jembatan itu tidak diketahui apa saja yang akan kita temui apabila melaluinya. Kita hanya bisa berdoa agar Tuhan arahkan kita ketempat yang baik. Sebab bila tidak berarti kita mengarah kepulau penyesalan.
Berbuat banyak amalan yang baik selama melintasi jembatan kehidupan merupakan langkah baik yang perlu ditempuh. Setelah sampai diseberang sisi jembatan kita tidak akan begitu menyesal karena banyaknya bekal kita. Sebaliknya penyesalan adalah milik kita bisa samapai diseberang jembatan tanpa membawa kebaikan sedikit pun. Atau bahkan membawa bekal banyak dosa pastilah kits menuju daratan neraka.
"Akan ada akhir dari semua awalan diidalam kehidupan."
"Panjang pendeknya jembatan kehidupan akan berarti sebab amalan kebaikan yang kita miliki."
"Tuhan ciptakan jembatan bagi setiap kehidupan menuju kesuatu tempat. Berdoalah agar berada pada jembatan yang mengarah pada kebaikan. Meskipun jalannya berat untuk dialui."
Salam serta doa bahagia dari dalam lubuk hati saya dan orang - orang yang saya cintai bagi Sahabat sekalian.
~ Hopeful Life Motivation Note
=========================
Berjalan ditepian panjang
Memandang selayang pandang
Menatap dari kejauhan
Tak pelak ujung terlihat
Dari sini kumelangkah
Menuju kearah cita
Kesuksesan sinar harapan
berkilauan diujung sana
Kutak tau kapan berakhir
Jembatan panjang tak bertepi
Kutak coba berpikir
Kapan lahir pula mati
yang berlaku yang tertera
Yang terlihat tak terduga
Apa terjadi siapa mengerti
Coba jalani berikan arti
Diatas laut dibawah langit
Hidup ini sangatlah sempit
Kala terjatuh cobalah bangkit
Meski mengerti rasanya sakit
Lalui lautan cobaan
Prasangka tak menyana
Ada hidup setelah kematian
Amal kebajikan modal kehidupan
Coba mengerti bangun sadari
Diujung sana akhir kehidupan
adakah tahu banyak amalan
Cukup fahami tau koreksi
~~~~~
Dalam menjalani kehidupan ini kita senantiasa melangkah. Menuju keujung jauh dari perjalanan panjang kehidupan. Jalan diatas sebuah jembatan. Yang kita sendiri tidak mengetahui dimana berakhirnya.
Dari tempat kita berdiri sekarang haruslah mulai kita susun rencana kedepan. Dimana cita - cita harapan dan impian termasuk didalamnya. Kita bisa dapatkan ketiganya bila percaya dan diujung perjalanan kita itulah ketiganya terdapat.
Mungkin sampai kapan itu kita tidak pernah tau. Kapan perjalanan ini berakhir itu bukan lah masalah. Sebab semua akan nampak apabila kita sudah dekat. Kapan kita menyaksikan dan mengalami kelahiran serta kematian sudah Tuhan atur. Tidak perlu kita risaukan itu.
Apa yang terjadi akan terjadi. Semua serba tidak terduga dan tidak bisa disangka. Tidak ada yang mengerti. Yang bisa kita lakukan adalah menjalaninya. Hal itu jauh lebih berarti.
Jembatan kehidupan yang kita lalui berada diatas lautan cobaan dan dibawah langit rintangan. Adakalanya kita terjauh ketika berjalan. Namun cobalah untuk bangkit sesegera yang kita bisa. Sebab rasa sakit karena jatuh memberikan pengalaman dan pelajaran yang yang sangat bermanfaat. Untuk langkah kita berikutnya. Supaya tidak terjatuh lagi.
Lautan cobaan yang kita lewati tak pelak akan memberikan banyak pengalaman dan pengertian. Bahwa segala sesuatu akan ada ujungnya dalam ehidupan ini. Begitu pula dengan kehidupan, akan ada kematian setelahnya. Dan amalan kebaikan adalah modal terbaik ketika tiba disana.
Dari sana kita bisa terjaga dan tersadar akan diri kita. Adkah amalan kebaikan yang kita miliki saat ini sudah cukup. Hal terbaik yang bisa kita lakukan ialah mengoreksi diri kita sendiri. Dengan begitu hidup kita akan terasa lebih baik.
------------------------------------------------------------
Sahabatku,
Itulah sedikit tulisan saya mengenai Jembatan Kehidupan. Disana diibaratkan bahwa perjalan dalam hidup kita berada diatas suatu jembatan. Yang mana jembatan itu tidak kita ketahui ujungnya. Jembatan itu tidak diketahui apa saja yang akan kita temui apabila melaluinya. Kita hanya bisa berdoa agar Tuhan arahkan kita ketempat yang baik. Sebab bila tidak berarti kita mengarah kepulau penyesalan.
Berbuat banyak amalan yang baik selama melintasi jembatan kehidupan merupakan langkah baik yang perlu ditempuh. Setelah sampai diseberang sisi jembatan kita tidak akan begitu menyesal karena banyaknya bekal kita. Sebaliknya penyesalan adalah milik kita bisa samapai diseberang jembatan tanpa membawa kebaikan sedikit pun. Atau bahkan membawa bekal banyak dosa pastilah kits menuju daratan neraka.
"Akan ada akhir dari semua awalan diidalam kehidupan."
"Panjang pendeknya jembatan kehidupan akan berarti sebab amalan kebaikan yang kita miliki."
"Tuhan ciptakan jembatan bagi setiap kehidupan menuju kesuatu tempat. Berdoalah agar berada pada jembatan yang mengarah pada kebaikan. Meskipun jalannya berat untuk dialui."
Salam serta doa bahagia dari dalam lubuk hati saya dan orang - orang yang saya cintai bagi Sahabat sekalian.
25 Motivasi Hidup Cinta dan Kesuksesan
Seperti yang saya bahas pada artikel Api penyulut kata-kata motivasi agar menyalakan tindakan , bahwa motivasi2 pemikiran bisa memberikan andil besar dalam perubahan kehidupan kita.Berikut kumpulan kata-kata motivasi yang bisa dijadikan referensi anda memotivasi diri, semoga menambah inspirasi buat anda.
1. Berusaha untuk selalu berfikir positif dan optimis dalam semua kesulitan ,Jangan terobsesi pada pengalaman masa lalu atau masa depan, tapi tataplah masa kini. Masa lalu sudah lewat, tak akan kembali lagi, masa depan itu belum terjadi jadi kita tak tahu apa yang terjadi dan akhirnya hanya berangan berharap sesuatu, tapi di masa kinilah, kita harus menentukan dan membuat keputusan terhadap diri kita.
Berfikir positif dan optimis terlihat seperti kalimat puisi yang sepele, tapi sdarilah ini sangat penting dalam peran anda mengambil keputusan yang akan menentukan kesuksesan atau kehancuran
2. Bercerminlah dari kesalahan orang lain, selain dari kesalahan diri kita sendiri,bercermin pada kesalahan diri sendiri supaya tidak terjatuh pada lubang yang sama, dan dengan bercermin dari kesalahan orang, maka akan lebih memacu kita agar kesalahan itu tidak menimpa kita.
3. Jujurlah meskipun kejujuran itu membawa kita ke neraka.
4. Tidak akan keadilan bisa ditegakkan selama kita masih acuh terhadap hukum yang ada dan mementingkan kepentingan pribadi.
5. Jika kamu mencintai seseorang, cintailah dia apa adanya, bukan karena kamu ingin dia menjadi seperti yang kamu inginkan, karena sesungguhnya kamu hanya mencintai cerminan diri kamu pada dirinya.
6. Bermimpilah akan sesuatu dan jadikanlah mimpimu itu kenyataan, sesungguhnya tak akan ada dunia ini jika tak ada yang bermimpi
7. Jika kamu gagal mendapatkan sesuatu, hanya satu hal yang harus kamu lakukan, coba lagi!!!!
8. Janganlah kamu mencintai seseorang karena paras/wajahnya, hartanya dan jabatannya, tapi cintai karena kebaikan dan ketulusan hatinya karena diantara itu semua, hanya kebaikan dan ketulusan hatinya yang tetap abadi.
9. Jangan berusaha/mengerjakan sesuatu dengan setengah hati, karena hasil yang kamu dapat juga hanya setengahnya.
10. Jangan lelah untuk mencari ilmu karena segala sesuatu di dunia ini perlu ilmu, jika tak ada ilmu maka kita sama saja dengan orang mati, tak akan bisa berbuat apa-apa.
11. Datangilah sahabatmu di saat dia susah dan lenyaplah di saat dia bahagia, karena sesungguhnya kamulah yang akan diingat di saat dia sedang susah di saat kamu membantunya
12. Sesungguhnya di saat kesusahan teman, satu senyum yang tulus lebih berharga daripada sejuta kata yang tiada guna.
13. Sesungguhnya masih banyak orang di dunia yang lebih susah dari kita, maka hentikanlah segala keluhan kita dan bersyukur terhadap apa yang kita punya.
14. Hargai dan hormati orang lain jika kita ingin dihormati dan dihargai orang lain, serta hormati dan hargai diri sendiri terlebih dulu baru kita bisa menghargai dan menghormati orang lain.
15. Syukurilah apa yang kamu dapat karena belum tentu kamu bisa mendapat lagi apa yang telah kamu dapat.
16. Satu harta yang sangat berharga yang jarang dimiliki orang masa kini, itulah kejujuran.
17. Hakekat semua manusia mempunyai derajat yang sama, kita tak perlu membedakannya karena akibatnya akan membuat diri kita juga rendah.
18. Ketika diri kita merasa telah dikhianati dan dikecewakan, berdoalah agar suatu saat kau tak akan mengkhianati dan mengecewakan, karena kamu juga telah merasakan betapa sakitnya dikhianati dan dikecewakan.
19. Cinta bukanlah satu-satunya alasan hidup namun tanpa cinta juga hidup akan terasa hambar dan membosankan.
20. Jangan jadikan suatu kegagalan sebagai alasan untuk takut mengalaminya kembali sehingga anda tak mau mencoba lagi , tapi lihatlah kegagalan sebagai kesuksesan mengetahui cara yang salah
21. Apabila kamu melihat suatu keindahan, bersyukurlah karena kamu masih bisa menikmati keindahan yang belum tentu akan kamu bisa lihat lagi.
22. Waktu adalah pedang, jika kamu bisa menggunakan dengan baik, maka pasti akan membawa keberuntungan, tapi jika kau menggunakan dengan buruk, pasti dia akan membunuhmu.
23. Kematian itu datang tiba-tiba, maka apakah kamu masih berpikir untuk selalu menikmati dunia??
24.Kesuksesan selalu punya harga yang harus dibayar. OranG yang super sibuk sukes, mulai dari Boss Microsoft Bill Gates, atau Boss CNN Ted Turner, atau Albert Enistein, atau siapapun itu, selalu punya "luka" yang jarang dapat diketahui orang luar. Orang luar hanya melihat "enak"nya saja.
25.Semua orang sukses terlihat enak, nyaman, kaya, baik, tanpa masalah. Itu tidak benar, orang sukses selalu mempunyai masalah dalam hidupnya. Apapun bentuk masalahnya.
Tips Performance
Perawatan dan penampilan diri sangat penting bagi pekerja dunia perhotelan. Penampilan diri harus profesional dan rapi . Berikut Tips untuk memastikan perawatan pribadi :
^ Periksa seragam , pastikan rapi dan tidak bernoda
^ Kuku jari dianjurkan pendek , untuk hoteliers lady bisa menggunakan cat kuku mutiara tanpa chip
^ Hoteliers lady diwajibkan menggunakan kosmetik
^ Rambut harus bersih dan rapi setiap saat
^ Hoteliers wanita yang berambut panjang lebioh dari kerah, sebaiknya digulung/.di harnet rapi . Untuk pria , rambut harus terjaga di atas kerah
^ Pastikan nafas dan bau badan tetap segar setiap saat
^ Periksa seragam , pastikan rapi dan tidak bernoda
^ Kuku jari dianjurkan pendek , untuk hoteliers lady bisa menggunakan cat kuku mutiara tanpa chip
^ Hoteliers lady diwajibkan menggunakan kosmetik
^ Rambut harus bersih dan rapi setiap saat
^ Hoteliers wanita yang berambut panjang lebioh dari kerah, sebaiknya digulung/.di harnet rapi . Untuk pria , rambut harus terjaga di atas kerah
^ Pastikan nafas dan bau badan tetap segar setiap saat
Langganan:
Postingan (Atom)




